nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ketua DPRD Depok Nyaris Ditembak Polisi

Marieska Harya Virdhani, Jurnalis · Kamis 02 Oktober 2014 20:37 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2014 10 02 501 1047543 rfzzXF9t0g.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

DEPOK - Perilaku arogansi aparat diduga kembali terjadi. Kali ini sasarannya Ketua DPRD Depok, Hendrik Tangke Alo.

Baru juga dilantik sehari sebagai pimpinan DPRD Depok, Hendrik langsung bergerak menggelar inspeksi mendadak (sidak). Ia terjun langsung ke apartemen Cinere Terrace Suites di Jalan Cinere Raya, Depok karena laporan dari LSM.

Saat datang, Hendrik mengobrol bersama anggota LSM di halaman parkir apartemen. Namun tiba-tiba, puluhan polisi datang ke lokasi.

"Bukan ditodong tapi salah satu polisi mengokang senjata. Ini ancaman buat saya karena saya sidak di apartemen yang sedang dibangun, sidak kesana mengecek laporan benar atau tidak, sekadar pantau saja," ujarnya kepada Okezone, Kamis (2/10/2014).

Hendrik menambahkan saat ia tengah berbincang, anggota polisi Polsek Limo langsung menginterogasi Hendrik. Polisi mempertanyakan apa kepentingan Hendrik mendatangi lokasi tersebut.

"Saya inisiatif datang kesana, sempat adu argumen dengan polisi, mengapa mereka (polisi) datang kan pasti ada komunikasi dengan pihak pengembang tolong dihubungi," tegasnya.

Namun betapa terkejutnya Hendrik saat ia mendengar salah satu anggota Sabhara Polsek Limo yang tengah emosi mengokang senjata. Hendrik melihat nama polisi tersebut yakni Ahmad.

"Saya resmi kemari bertugas lalu polisi emosi kokang senjata sangat emosional. Namanya Ahmad, coba kalau dia tembak saya, baru satu hari dilantik sudah mati dong, belum juga dapat gaji," ungkapnya sembari tertawa.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini