Pengiriman senjata itu ditujukan kepada pemberontak di Assam timur laut India. Selain itu, dia juga dijatuhi hukuman kejahatan kemanusiaan selama perang kemerdekaan dari Pakistan 1971.
Meski demikian, pendukung Azam mengklaim putusan pengadilan bermotif politik dan protes terhadap kematiannya tidak diharapakan meskipun pihak rumah sakit meningkatkan keamanan.
Kritik juga ditujukan kepada Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina. Dia menggunakan pengadilan untuk melemahkan oposisi. Kelompok hak asasi manusia mengatakan prosedur pengadilan tidak memenuhi standar internasional.
(Hendra Mujiraharja)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.