CILACAP - Achmad Kaliman, ayahanda Sumarti yang tewas dibunuh di Hong Kong, mengaku mendapat firasat aneh pada Sabtu (1/11) malam. Dia sempat bermimpi melihat pesawat terbang di depan rumah dan di jendela pesawat itu terlihat wajah putrinya.
Sementara ibunda Sumarti, Suratmi mengatakan bahwa pada Senin (3/11) sempat ke bank untuk mencetak saldo rekening tabungan anaknya. Berdasarkan hasil pencetakan rekening, kata dia, Sumarti diketahui terakhir kali menabung pada 22 Oktober. "Sore harinya, saya sangat terkejut karena mendapat kabar kalau Sumarti telah meninggal dunia," katanya.
Terkait nasib nahas yang dialami putrinya, Kaliman dan Suratmi mengharapkan jenazah Sumarti dipulangkan ke Gandrungmangu, Cilacap, bagaimanapun kondisinya agar dapat dimakamkan di kampung halaman.
"Kami berharap pemerintah dapat memfasilitasi pemulangan jenazah Sumarti karena dia masih warga negara Indonesia. Sementara bagi pelaku pembunuhan itu mendapat hukuman yang setimpal, kalau perlu dihukum mati," kata Kaliman.
Salah seorang tokoh masyarakat Grumbul Banaran, Ngadiman mengatakan bahwa Sumarti dikenal warga setempat sebagai perempuan periang, banyak teman, dan menjadi tulang punggung keluarga.
Menurut dia, selama tiga tahun terakhir, Sumarti selalu berkurban setiap Hari Raya Idul Adha. "Idul Adha kemarin, dia berkurban seekor kambing. Amal jariyah yang diberikan untuk musala juga cukup banyak," kata dia yang juga pengasuh Mushala Hidayatul Sibiyan.
Selain harus kehilangan Sumarti untuk selamanya, kata dia, keluarga Kaliman juga telah diuji dengan hilangnya putri sulungnya, Suyani, sejak enam tahun lalu.
Menurut dia, Suyani yang hendak bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Pantai Indah Kapuk, Jakarta, hilang di Stasiun Jakarta Kota dan sampai sekarang tidak ada kabar beritanya. "Padahal, Suyani punya seorang anak yang saat ini berusia enam tahun," katanya.
Seperti diwartakan, Sumarti Ningsih dan seorang rekannya menjadi korban pembunuhan sadis yang dilakukan oleh seorang bankir asal Inggris, Rurik George Caton Jutting (29).
Jenazah Sumarti Ningsih ditemukan dengan kondisi terpotong-potong dalam sebuah koper di balkon lantai 31 apartemen milik Rurik Jutting di Distrik Wan Chai, Hongkong, Sabtu (1/11), dan saat ini pelaku telah ditangkap kepolisian setempat.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.