Bahkan sejumlah nama yang menjadi pengurus organisasi, kata dia dicomot tanpa konfirmasi. Untuk itu, secara implisit mantan anggota DPRD Jawa Timur dari PDI Perjuangan tersebut, menyebut FPI Tulungagung sebagai organisasi ilegal.
"Karenanya secara administrasi kita tidak akan melayani. Soal perizinan bila ada kegiatan (FPI), saya yakin Kapolres Tulungagung juga tidak akan mengizinkan, "pungkas Sahri.
Menanggapi hal itu, Ketua FPI Tulungagung Nurkholis mengaku tidak akan ambil pusing. Meski tidak diakui, organisasinya akan terus berjalan.
"Walaupun seluruh masyarakat Tulungagung menolak, kita tetap akan berjalan. Bahkan saat ini kita tengah melakukan perekrutan anggota "ujarnya.
(Carolina Christina)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.