
PT Transjakarta yang baru berfungsi bulan Januari 2015, membuat Ahok beserta jajarannya terus melakukan perbaikan. "Masalahnya apa saja, termasuk ocehan orang, marah-marahnya orang di Twitter, macam-macm ini, namanya orang naik motor pasti enggak senang ini, enggak apa-apa. Kita kumpulin, baru kita plot," ucapnya.
Pada prinsipnya, Ahok ingin menetapkan parkir murah, dengan catatan pembayaran dilakukan terintegerasi ketika mereka menggunakan bus Transjakarta dengan memiliki karcis langganan.
"Misalnya parkir sejam dua ribu, ya mungkin bayar sejam saja, tapi syaratnya kamu harus punya karcis bus langganan Transjakarta. karena yang bus tingkat kan dioperasikan oleh Transjakarta juga," terangnya.
Hal itu diterapkan sebagai salah satu upaya agar mendorong masyarakat Jakarta menggunakan transportasi umum. "Nah, untuk ngikat dia gimana? Kamu beli sebulan (karcis langganan). Sama kaya Tranjakarta kita mulai ikat pelan-pelan nih. kamu mesti beli karcisnya Rp40.000, supaya sayang kalau kamu enggak naik," tandasnya. (fmi)
(Stefanus Yugo Hindarto)