Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pabrik Tapioka yang Terbakar Masih Keluarkan Asap Tebal

Yudhi Maulana , Jurnalis-Senin, 02 Maret 2015 |10:19 WIB
Pabrik Tapioka yang Terbakar Masih Keluarkan Asap Tebal
Kebakaran Pabrik Tapioka (Foto: Yudhi/Okezone)
A
A
A

BOGOR - Pabrik tepung tapioka terbesar di Bogor yang terbakar pada kemarin siang masih mengeluarkan asap tebal. Petugas pemadam kebakaran pun hingga kini masih terus melakukan pemadaman.

Pantauan Okezone di lokasi pada pukul 09.00 WIB, asap tebal masih terus keluar dari sisa-sisa kebakaran pabrik tapioka yang berada di Jalan Raya Bogor-Jakarta, Senin (2/3/2015). Hawa panas juga masih terasa hingga radius 10 meter dari lokasi.

Petugas pemadam kebakaran juga masih terus berusaha melakukan pemadaman untuk menghilangkan kepulan asap tebal. Seorang petugas Pemadam Kebakaran Kota Bogor, Jarwo, mengatakan bahwa asap terus keluar hingga pagi ini, bahkan kobaran api sempat kembali terjadi.

"Tadi pagi juga sempat keluar api lagi di dua titik. Langsung kita padamkan," jelas Jarwo di lokasi kejadian.

Ia mengatakan, api sempat keluar dari tumpukan ampas bahan baku tepung. Petugas sempat kesulitan, karena meski bagian atas ampas sudah disiram air, dalamnya masih ada bara api.

"Biar sudah kami siram, di bagian dalamnya masih ada apinya. Kemarin saja kami lakukan pemadaman sampai jam 3 subuh," tambah Jarwo.

Kini ada dua mobil Pemadam Kebakaran Kota Bogor yang diterjunkan untuk menghilangkan kepulan asap tebal. Garis polisi juga sudah dipasang di lokasi kejadian.

Akibat asap tebal ini, para pengguna jalan merasa terganggu. Kemacetan tak dapat dihindarkan di depan pabrik karena kondisi lalu lintas sedang padat.

(Fiddy Anggriawan )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement