Selain berwisata, kedua adiknya tersebut sekaligus memanfaatkan waktu luang untuk membeli obat herbal yang akan dijualnya lagi di Indonesia.
"Tak sekadar piknik, mereka pun memanfaatkan piknik tersebut untuk urunan beli obat herbal yang nantinya akan dijual lagi di Indonesia," ujarnya.
Adapun kontak terakhir pihak keluarga dengan kedua adiknya tersebut terjadi pada 27 Februari 2015, sebelum ke-16 WNI, termasuk kedua adik serta keluarganya, dinyatakan hilang.
"Sampai saat ini belum ada kontak lagi dengan adik saya. Kontak terakhir ya pada 27 Februari. Setelah hilang belum ada kontak lagi,” tutupnya.
(Muhammad Sabarudin Rachmat (Okezone))
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.