nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jika Dilengserkan, Ahok Ancam Bawa ke Mahkamah Agung

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Selasa 24 Maret 2015 12:48 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2015 03 24 338 1123422 jika-dilengserkan-ahok-ancam-lapor-ke-mahkamah-agung-jIhtvBrpev.jpg Ahok ancam lapor ke Mahkamah Agung (Foto: Okezone)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengancam akan membawa hasil paripurna panitia hak angket ke Mahkamah Agung (MA), jika hasil putusan tersebut ialah menggulingkan dirinya sebagai orang nomor satu di ibu kota.

"Dia (DPRD) bisa jatuhin saya pakai hak angket, maka saya akan bawa ke Mahkamah Agung," ungkap Ahok, di Balai Kota, Jakarta, Selasa (24/3/2015).

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengungkapkan, hubungan antara legislatif dan eksekutif di DKI Jakarta akan terus memanas apabila dirinya menjabat sebagai orang nomor wahid di Jakarta hingga pada akhir masa jabatan pada 2019 mendatang. "Kecuali mereka bisa jatuhin saya pakai hak angket," bebernya.

Selanjutnya, Ahok menuturkan, jika nantinya dirinya kembali dipidanakan oleh para wakil rakyat Jakarta yang berujung memenjarakan dirinya, maka kata Ahok, dirinya akan membeberkan nama keseluruhan pokir (pokok pikiran) dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2012 lalu.

"Kemudian saya dipidana. Saya masuk penjara. Kalau saya memang masuk penjara mereka DPRD yang dari tahun 2012 yang ada Rp40 triliun pokir masuk juga dong. Masa saya yang enggak nyolong uang masuk penjara dia enak-enak aja," cetus Ahok.

Suami Veronica Tan ini menambahkan, akan terjadi pertunjukan politik yang menarik apabila pengungkapan nama-nama para pokir dan hasil paripurna panita angket jadi diadukan ke MA.

"Saya kira ini proses pertunjukan politik yang menarik. Lihat saja hari ini mereka (DPRD) sudah kirim GMJ (Gerakan Masyarakat Jakarta-red) untuk demo lagi. Pengecut saja gitu lho," sindir Ahok.

Pemanggilan tim ahli oleh panitia hak angket, kata Ahok, tidak akan menjadi sebuah masalah berati, sebab setelahnya akan ada proses pengadilan di MA. "Saya juga kalau kehilangan jabatan bagi saya itu tidak akan jadi masalah," tutupnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini