Tokoh pemuda di Kampung Bansir Kelurahan Bansir Laut, Atut mengaku beberapa kali bertemu sang penjaga.
"Kalau saya bertemu dengan buaya ya di sekitar sini, di pesisir sungai ada pohon Nipah, nah biasa di situ munculnya.
Anehnya kalau muncul tidak pernah berenang layaknya buaya tetapi hanya menunjukkan kepalanya dengan mulut diatas terbuka" ungkapnya kepada Okezone.
Menurut Atut, kembaran sekaligus penjaga Sungai Kapuas itu kadang terlihat namun lebih sering muncul di saat orang -orang sekitar Sungai Kapuas menggelar acara pernikahan dan menggelar meriam karbit saat malam takbiran.
"Dan kalau pun muncul, itu tandanya warga yang menggelar acara belum melakukan ritual "buang-buang" seperti minyak, telur ayam kampung, benang, paku dan beras kuning," jelasnya.
(Carolina Christina)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.