BANDUNG – Dari hanya seonggok bangkai, Mayor TNI AU Heri Heriyadi “menyulap” kendaraan tempur (ranpur) intai relic, Dingo Daimler Scout Car, hingga bisa kembali menyapa dunia.
Tentunya bukan dengan tujuan agresi sebagaimana resimen NICA (Nederlands Indië Civil Administratie) resimen kavaleri Huzaren van Borel, pemilik pertama ranpur asal Inggris itu di saat Agresi Militer I, medio 1947.
Tujuan Mayor Heri yang memang hobi “utak-utik” mobil lawas itu punya misi pembelajaran sejarah buat masyarakat luas. Seperti di ceritakan sebelumnya, Dingo yang ditemukan di Karangresik, Tasikmalaya itu merupakan bagian dari satuan NICA yang hendak merebut Tasikmalaya, 7 Agustus 1947.
Mayor Heri mengaku pertama kali melihat bangkai ranpur itu di Monumen Karangresik, Tasikmalaya, Jawa Barat, sejak usia Sekolah Dasar, 1987 silam.