Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Komjen BG Jadi Wakapolri, Ini Komentar JK

Antara , Jurnalis-Rabu, 22 April 2015 |23:31 WIB
Komjen BG Jadi Wakapolri, Ini Komentar JK
Komjen Budi Gunawan
A
A
A

JAKARTA - Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla (JK) mengaku tidak keberatan dengan pelantikan Komisaris Jenderal Budi Gunawan (BG) menjadi Wakil Kepala Kepolisian RI.

Hal tersebut disampaikan usai menggelar pertemuan bilateral dengan sejumlah negara di sela acara peringatan ke-60 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) di Jakarta Convention Center, Rabu (22/4/2015).

"Waktu itu kan BG ditunda (dilantik jadi Kapolri) karena penetapan tersangka oleh KPK. Tetapi kan oleh pengadilan itu dinyatakan tidak sah, maka otomatis BG tidak punya masalah hukum," kata Kalla.

Dengan lepasnya status tersangka itu, kata JK, maka Budi Gunawan berhak untuk dipilih. "Jadi dia orang yang bebas dan punya hak untuk dipilih," ujarnya.

Meskipun begitu, JK mengaku tidak banyak mengetahui terkait penunjukan Komjen BG sebagai Wakapolri. "Saya tidak tahu soal itu karena sibuk di sini (KAA). Saya tidak memahami detailnya. Pasti Kapolri sudah membicarakan ini ke Presiden (Joko Widodo)," kata dia.

Komjen BG resmi menjadi wakil kepala Kepolisian Indonesia dalam upacara pelantikan tertutup di Markas Besar Kepolisian Indonesia, Jakarta, Rabu. Sebelumnya, nama Komjen BG yang merupakan bekas ajudan Presiden Megawati Soekarnoputri sempat menjadi perdebatan panjang saat diajukan sebagai satu-satunya calon kepala Kepolisian Indonesia menggantikan Jenderal Polisi Sutarman.

KPK menetapkan Komjen BG sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji selama menjabat Kepala Biro Pembinaan Karier Deputi Sumber Daya Manusia Polri periode 2003-2006 dan jabatan lainnya di kepolisian. Namun, sidang praperadilan yang dipimpin hakim Sarpin Rizaldi memutus bahwa penetapan tersangka Budi oleh KPK tak sah.

(Muhammad Saifullah )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement