CANBERRA – Pemerintah Australia berencana untuk memotong pemberian dana bantuan kepada Pemerintah Indonesia. Hal itu disampaikan Direktur Dewan Pembangunan Internasional Australia, Marc Purcell.
Menurutnya, hal itu terungkap dari pengumuman yang disampaikan oleh Anggota Parlemen sekaligus Bendahara Pemerintah Australia, Joe Hockey. Saat ini, para anggota parlemen bersama dengan Perdana Menteri (PM) Tony Abbott sedang membahas pemotongan dana bantuan untuk Pemerintah Indonesia serta negara-negara lain, dan akan dimasukan ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Australia 2015.
“Faktanya, dana bantuan ke Indonesia memang akan dipotong dalam anggaran terbaru (2015), itu sebagai bagian dari total pemotongan anggaran yang mencapai USD 1 miliar untuk bantuan ke negara-negara lainnya, seperti yang diumumkan oleh Joe Hockey,” ujar Marc Purcell, seperti diberitakan Sydney Morning Herald, Rabu (6/5/2015).
“Saya pikir Pemerintah Australia tidak akan sepenuhnya menghentikan dana bantuan ke Indonesia. Namun, dari pembicaraan PM Abbott dengan anggota parlemen, sepertinya mereka akan memotong anggaran dana bantuan kepada negara-negara lain, termasuk Indonesia,” lanjutnya.