NEW DELHI - Lebih dari 1.100 orang tewas akibat gelombang panas yang melanda India sejak beberapa pekan terakhir. Temperatur panas yang terasa membakar tersebut diduga akan terus berlanjut hingga beberapa pekan ke depan.
Ahli Meteorologi Richard Angwin menerangkan, temperatur udara akan melampaui suhu 40 derajat Celcius. Kondisi ini akan terus berlanjut hingga musim hujan.
"Bagi daerah-daerah yang mengalami panas terparah, hujan baru akan turun beberapa pekan mendatang. Hingga musim hujan, panas ini akan terus menjadi masalah," ujar Angwin, seperti dilansir dari Al Jazeera, Rabu (27/5/2015).
Wilayah selatan India terbakar oleh panasnya suhu udara yang mencapai 47 derajat Celsius. Kebanyakan dari korban tewas adalah pekerja bangunan, pekerja harian dengan upah rendah, lansia, dan tunawisma. Karena faktor ekonomi, mereka tidak mampu mematuhi imbauan pemerintah untuk tetap tinggal di rumah.