Pemerintah India mengatakan, negara bagian Andhra Pradesh, di bagian selatan India, menjadi lokasi dengan korban tewas terbanyak. Sejak 18 Mei 2015, korban jiwa yang jatuh di Andhra Pradesh mencapai 900 orang. Pemerintah mengupayakan bantuan distribusi air ke area-area tersebut.
"Tingginya kelembaban di wilayah di selatan India memperparah kondisi akibat cuaca panas. Negara bagian Pradesh dan Orissa mengalami panas dan kelembaban tak tertahankan. Temperatur udara turun sedikit pada malam hari menjadi 30 derajat Celcius," kata dia menjelaskan.
Rumah Sakit yang berada di lokasi yang mengalami panas terparah terus waspada dalam merawat korban yang menderita sengatan panas. Sementara, Pemerintah India mengimbau penduduk untuk tetap berada di rumah dan minum banyak air.
Ratusan orang-orang yang kebanyakan berasal dari masyarakat ekonomi lemah tewas karena panasnya musim panas setiap tahun.
(Pamela Sarnia)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.