"Itu yang latihan sekarang Taipur, mereka dilatih selama enam bulan," sambung sosok tegap yang mirip mantan Menhankampangab, Jenderal Wiranto itu.
Sedari pagi, para prajurit itu dipersiapkan untuk selalu sigap dan kuat. Sementara, materi yang diajarkan, bukan hanya ketahanan fisik, melainkan mental juga turut menjadi poin penggemblengan.
"Jadi bagaimana mereka menjaga rahasia saat disandera juga dilatih, intinya jangan sampai bocor," paparnya.
Alipudin lantas menceritakan, ide pembuatan kawasan latihan itu berawal saat Jenderal Purnawirawan Ryamizard Ryacudu menjabat sebagai komandan Yonif 305 Karawang. Lantaran pasukannya selalu menggelar latihan di pegunungan yang berada di barat daerah penghasil beras di Jawa Barat itu. Setelah Ryamizard menjabat sebagai Pangkostrad, ia langsung membebaskan kawasan tersebut.
"Dulu, sekira 1999. setelah beliau jadi Pangkostrad, daerah inilah dibebaskan sama Kostrad," sambungnya.