Awalnya, sang tukang tidak merasa jika sakit yang diderita akibat menebang pohon kering di teras masjid. Sakit yang diderita sang tukang terus bertambah parah, meskipun sudah diobati.
Akhirnya, sang tukang ingat bahwa dirinya sakit usai memotong pohon keramat yang merupakan peninggalan Sunan Maneron, saat pemugaran masjid. Kemudian dia meminta kerabatnya untuk menyambung kembali pohon kemuning.
Setelah pohon tersambung dan kembali berdiri kokoh, sakit yang diderita sang tukang berangsur membaik. Sebelum akhirnya sang tukang sembuh total dan kembali beraktivitas.
"Beruntung kayunya tidak sampai dipotong, sehingga bisa dipasang kembali. Seandainya pohon itu dibakar, saya tidak tahu apa yang akan terjadi pada tukang itu," sambung Rustam lagi.
"Pasca-kejadian itu, masyarakat tidak berani mengotak-atik benda peninggalan Sunan Maneron, mulai dari gentong, ukiran, mimbar, batu dan pohon kemuning," tukasnya.
(Randy Wirayudha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.