“Saya ingin mengunjungi kembali tempat itu karena saya tidak memiliki semua informasi untuk membuat sebuah keputusan, karena itulah saya melihat hal ini lagi,” kata Ketua otoritas udara Maladewa Ibrahim Faizal, sebagaimana dikutip dari Express, Rabu, (24/6/2015).
“Sejujurnya, saat ini saya tidak memiliki alasan untuk percaya bahwa itu adalah pesawat MH370. Saya semakin yakin setelah berbicara dengan dewan pulau. Saya yakin sekarang dengan semua informasi dan data yang kami miliki, pesawat itu bukanlah MH tapi kemungkinan besar sebuah Bombardier Dash 8 milik Island Aviaton,” lanjut Ibrahim.
Malaysia Airlines MH370 menghilang dalam penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Beijing, pada 8 Maret 2014, membawa 227 penumpang dan 12 kru. Upaya pencarian telah dilakukan oleh berbagai negara sampai saat ini. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.
(Hendra Mujiraharja)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.