“Maka disebut Segorowurung. Segoro artinya lautan, sedangkan wurung (urung) artinya tidak jadi,” kata dia.
Hanya saja karena lokasinya ada di wilayah pegunungan, maka sekarang dikenal dengan nama Segorogunung.
Tri mengatakan Segorogunung merupakan salah satu desa di Kecamatan Ngargoyoso yang memiliki potensi pertanian dan wisata alam. “Potensi yang paling menonjol memang pertanian. Hampir sebagian besar penduduk berprofesi sebagai petani. Segorogunung juga memiliki potensi wisata yang cukup menarik sebenarnya. Di sini juga terdapat lokasi paralayang yang sering dikunjungi penggemar paralayang dari berbagai daerah,” kata dia.
Desa Segorogunung berada di ketinggian sekira 1.500 meter di atas permukaan laut di lereng Gunung Lawu. Suhu udara di wilayah tersebut rata-rata mencapai 22 derajat Celcius.
(M Budi Santosa)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.