Sementara itu, menurut salah seorang aktivis dari komunitas LGBT Argentina mengatakan, lima tahun lalu Argentina menjadi negara pertama di Amerika Latin yang melegalkan pernikahan sejenis. Kini, AS juga sudah terpengaruh.
“Menurut saya, keputusan AS yang telah resmi legalkan pernikahan sejenis pada Sabtu 27 Juni merupakan hasil terpengaruh Argentina. Kedepannya, saya yakin negara-negara lain akan terpengaruh oleh keputusan AS,” ungkap Kepala Komunitas LGBT Argentina, Esteban Paulon.
“Terkadang pengaruh Pemerintah AS memang negatif. Namun, keputusan pelegalan pernikahan sejenis ini akan mempengaruhi dunia internasional,” sambungnya.
(Hendra Mujiraharja)