JAKARTA - Ketua nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad masih meyakini bila dirinya menjadi korban kriminalisasi yang dilakukan Polri.
Hal itu diungkapkannya usai penyidik Polda Sulawesi Selatan Barat (Sulselbar) memeriksa Samad di Bareskrim Mabes Polri hari ini sebagai tersangka pemalsuan dokumen.
"Walaupun akal sehat saya dan sense saya mengatakan ini adalah kriminalisasi hukum tapi saya harus mengikuti proses hukum ini sebagai pembelajaran untuk seluruh masyarakat Indonesia," ungkap Samad di Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (2/7/2015).
