Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Perjanjian Nuklir Disepakati, Israel Meradang

Rahman Asmardika , Jurnalis-Selasa, 14 Juli 2015 |15:45 WIB
Perjanjian Nuklir Disepakati, Israel Meradang
Kesepakatan program nuklir yang dicapai oleh Iran dan Barat mendapat reaksi keras dari pejabat-pejabat Israel. (Foto: Reuters)
A
A
A

TEL AVIVPerjanjian program nuklir yang baru saja disepakati oleh Iran dan negara-negara P5+1 membuat Israel meradang. Reaksi kemarahan itu ditunjukan bahkan sebelum kesepakatan itu resmi diumumkan.

Perdana Menteri (PM) Israel Benyamin Netanyahu menegaskan bahwa Iran tidak bisa dipercaya untuk menjalankan program nuklir apa pun. Dia mendesak pihak Barat untuk tidak memberikan kelonggaran pada Tehran.

“Seiring semakin banyak kelonggaran yang diberikan di meja negosiasi, Presiden Iran (Hassan) Rouhani memimpin barisan di Tehran di mana massa meneriakkan ‘Kematian bagi AS!,’ ‘Kematian untuk Israel!’,” kata Netanyahu kepada Parlemen Israel Knesset, Senin 13 Juli 2015.

Pernyataan lebih tajam diutarakan Menteri Pendidikan Israel Naftali Bennet, yang menyebut kesepakatan nuklir tersebut sebagai sebuah ‘aib abadi’.

“Warga dunia Barat harus mengerti: Kesepakatan akan ditandatangani yang akan memindahkan setengah miliar dolar kepada teroris superpower baru, mereka akan menandatangani kesepakatan dengan negara paling berbahaya di dunia, dan mereka melakukan itu dengan negara yang secara terbuka menyatakan ingin menghancurkan negara dan rakyatnya,” kata Naftali, sebagaimana dilansir NBC, Selasa (14/7/2015).

Reaksi serupa juga disampaikan Menteri Kabinet Israel, Miri Regev, yang menyebutkan kesepakatan itu seperti memberi Iran sebuah izin untuk membunuh dan merupakan hal yang buruk untuk dunia yang bebas dan buruk untuk kemanusiaan.

(Hendra Mujiraharja)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement