Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Romusha, Ikan Dewa & Siasat Pelestarian Rambut Monte

Solichan Arif , Jurnalis-Rabu, 22 Juli 2015 |08:39 WIB
Kisah <i>Romusha</i>, Ikan Dewa & Siasat Pelestarian Rambut Monte
Ikan Sengkaring atau biasa disebut masyarakat sekitar dengan sebutan ikan dewa (Foto: Solichan Arif/Koran Sindo)
A
A
A

Namun Suyono masih ingat pada tahun 80an, banyak ikan sengkaring yang mati. Totalnya ada 27 ekor. Kematian ikan akibat terkontaminasi kotoran sapi milik warga.

Ada sejumlah warga yang memandikan ternak sapi di sungai yang aliran limbahnya masuk ke dalam telaga. “Sejak peristiwa itu, ada larangan memandikan sapi di sungai yang aliran airnya masuk ke telaga,“ pungkasnya.

Dewangga Anoraga (25), salah seorang wisatawan Telaga Rambut Monte berpendapat, mitos yang dibangun merupakan bentuk strategi kebudayaan. Adanya cerita kejadian aneh pada ikan, pohon besar di sekitar telaga dan semacamnya, merupakan cara nenek moyang menyelamatkan alam dari kerusakan, khususnya tangan manusia.

“Mitos atau cerita legenda yang dibangun merupakan bentuk strategi kebudayaan untuk menyelamatkan alam, “ tutur Dewangga.

Lulusan sebuah kampus pariwisata di Yogyakarta yang bekerja sebagai asisten chef di sebuah kapal pesiar perusahaan Amerika Serikat itu menilai, tidak sulit untuk mematahkan persoalan daging ikan yang berubah minyak dan aroma amis darah.

Secara pengetahuan kuliner, memang ada jenis ikan yang dagingnya mudah menjadi minyak dan amis. Dan itu bisa disiasati dengan mencampurkan tepung dan kucuran asam jeruk saat proses pemasakan.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement