Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Masjid Laweyan, Bukti Sejarah Islam di Solo

Masjid Laweyan, Bukti Sejarah Islam di Solo
Masjid Laweyan Solo. (Foto: Sindo)
A
A
A

SOLO - Perkembangan Islam di Kota Solo tak lepas dari sosok Ki Ageng Henis dan Raja Kerajaan Pajang Sultan Hadiwijoyo. Ki Ageng Henis yang merupakan penasihat spiritual kerajaan, mendirikan Masjid Laweyan, masjid tertua di Solo.

Sepintas, Masjid Laweyan yang terletak di Jalan Liris Nomor 1, Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Solo, terlihat tak jauh berbeda dengan tempat ibadah umat Islam lainnya.

Namun, bagi yang belum tahu sejarahnya, mungkin akan tercengang ketika memasuki halaman masjid. Sebab, di salah satu sudutnya ada keterangan yang menyebutkan bahwa masjid itu merupakan salah satu bangunan cagar budaya.

Masjid Laweyan dibangun pada 1546. Di dekat masjid terdapat makam Ki Ageng Henis. Ki Ageng Henis dan Sultan Hadiwijaya atau Sultan Hadiwijoyo merupakan saudara sekaligus sahabat.

Ki Ageng Henis adalah anak dari Ki Ageng Selo dan Sultan Hadiwijoyo adalah anak dari Ki Kebo Kenongo. Ki Ageng Selo dan Ki Kebo Kenongo masih memiliki hubungan saudara yang cukup dekat dan masih trah dari Raja Brawijaya V.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement