Menurut Nuning, Marsetio termasuk sosok yang pintar dan sangat memahami alat utama sistem persenjataan (Alutsista) saat masih aktif di TNI.
"Dia orang pintar, well educated, dan paham alutsista, serta nomenklatur matra TNI AL, karena memiliki pengalaman yang lengkap sebagai komandan," tuturnya.
Perlu diketahui, dalam penyematan pengharaan tersebut, hadir Kepala Staf Angkatan Laut Singapura, Rear-Admiral Lai Chung Han, dan Sekretaris Menteri Koordinator Kemaritiman, Asep Djembar. Pemberian penghargaan itu merupakan bentuk keberhasilan Marsetio dalam membangun kerja sama dan interaksi di antara TNI AL dan Angkatan Laut Singapura.
Semasa memimpin TNI AL, Marsetio dinilai aktif mengembangkan pemahaman di antara angkatan laut se-Asia Pasifik. Terbukti, 29 para kepala staf dan panglima angkatan dari masing-masing negara di Asia Pasifik hadir dalam Simposium Internasional yang digelar di Jakarta pada 2013 lalu.
Mereka saling membagi pengalaman pelaksanaan program kerja, visi, dan berdialog satu sama lain dalam kedudukan setara.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.