Ng Cheuk-ling, demonstran lainnya, mengaku tidak habis pikir dengan hukuman yang dijatuhkan. “Bagaimana mungkin payudara menjadi senjata? Polisi harus meninjau ulang panduan mereka saat menangani demonstran perempuan,” katanya kepada kantor berita AFP.
Surat kabar South China Morning Post melaporkan para demonstran kemudian membubarkan diri setelah mengajukan petisi kepada polisi Hong Kong.
(Pamela Sarnia)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.