JAKARTA - Pihak Istana mengaku pasal penghinaan kepada presiden, adalah produk dari pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sehingga pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) hanya meneruskan saja.
Menanggapi hal tersebut Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Amir Syamsuddin mengkritik keras pernyataan Istana yang melempar bola panas tersebut ke SBY.
Amir yang juga mantan Menkumham itu meminta orang-orang yang berada di ring 1 Jokowi untuk tidak menyalahkan pemerintahan SBY lagi.
"Tidak perlu lempar-melempar seperti itu," ujar Amir saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Kamis (6/8/2015).