"Pasar juga jelas berkepentingan terhadap reshuffle, bila tidak ada kejutan dalam reshuffle atau bila tidak ada figur baru di bidang ekonomi yang sesuai selera pasar, penerimaan pasar saya kira akan lemah," jelasnya.

Selain pasar, lanjut Arya, faktor penerimaan publik juga harus diperhitungkan secara matang. Menteri baru kata dia, jelas dituntut memperoleh tingkat penerimaan publik serta mempunyai track record atau rekam jejak yang baik.
"Saya kira bila reshuffle tidak memenuhi tiga variabel di atas, reshuffle tidak akan memberikan efek bagi peningkatan kinerja pemerintahan," tandasnya.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.