"Dua helikopter belt dari Kodam VI Mulawarman juga membantu pencarian hari ini (Selasa) melalui udara yang melakukan dua kali pemantauan yakni pukul 12. 30 hingga 13.30 Wita dan pukul 16.00 hingga 17. 00 Wita. Radius pencariaan akan terus diperluas, mengikuti perkembangan arus dan arah angin," ungkap Ahmad Hadi Aljufri yang juga selaku "Incident Commander" (IC) pada pencarian WNA hilang tersebut.
Selain melibatkan dua helikopter belt, pencarian WNA hilang juga melibatkan speedboat milik masyarakat setempat serta satu unit tugboat dari PT Berau Coal.
"Hari ini, pencarian melibatkan juga 10 unit speedboat milik masyarakat dan masih ada 35 unit speedboat warga Pulau Derawan yang siap dikerahkan untuk membantu pencarian keempat WNA yang hilang tersebut. Jadi, tim SAR gabungan bekerja maksimal dan sekuat tenaga untuk melakukan pencarian," ujarnya.
Sementara, Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kaltim Wahyu Widhi Heranata mengungkapkan, pencarian yang dilakukan hari ini (Selasa) melibatkan 19 unit speedboat dan 10 diantaranya milik masyarakat dibantu dua helikopter belt dari Kodam VI Mulawarman serta tugboad dari Berau Coal.
Ia mengapresiasi keterlibatan masyarakat yang ikut mengerahkan speedboat untuk membantu tim SAR melakukan pencarian terhadap empat WNA yang hilang tersebut.
Empat WNA yang dilaporkan hilang sejak tiga hari lalu atau pada Sabtu (15/8) sekitar pukul 19. 10 Wita yakni, Michela (33), WNA Italia berjenis kelamin wanita, Alberto (36), berjenis kelamin laki-laki berkebangsaan Italia, Daniele (36), berjenis kelamin laki-laki WNA Italia serta Vana Chris (29), jenis kelamin laki-laki berkewarganegaraan Belgia.