“Ketika itu petugas polisi mengatakan alasannya sering mengunjungi hotel. Mereka mengatakan, pelaku ledakan bom dicurigai pernah menginap di sini,” ujar salah seorang staf Niagara Hotel.
“Pada saat diberikan sketsa dan ciri-ciri pelaku, memang sangat sesuai dengan salah satu tamu kami yang tercatat bernama Mohamad Museyin. Namun sayangnya, tamu kami itu menginap di sini sebelum ledakan bom Bangkok terjadi. Jadi, para polisi harus terus melacak keberadaan pelaku itu,” ucapnya.
Sebagaimana diberitakan, pada Senin 17 Agustus 2015, warga Bangkok digemparkan ledakan bom yang di dekat Kuil Erawan yang berlokasi di deretan hotel berbintang, pusat perbelanjaan, dan pusat pariwisata wisatawan mancanegara.
Akibat peristiwa itu, 22 orang dilaporkan tewas dan ratusan lainnya terluka. Setengah dari jumlah tersebut merupakan turis asing yang sedang berlibur di Bangkok.
(Hendra Mujiraharja)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.