“Dalam pertemuan tersebut, aspek permintaan maaf Korut itu sangat berarti atas insiden ranjau darat, dan mereka setuju untuk membuat upaya itu supaya mencegah insiden dan meredakan ketegangan,” lanjutnya
Sementara itu, Pemerintah Korut melalui kantor berita KCNA, juga menegaskan bahwa kesepakatan damai kedua Korea telah tercapai. Permintaan maaf dari Korut itu secara resmi diterima oleh Presiden Korsel, Park Geun-hye.
Sebagaimana diberitakan, memanasnya ketegangan antara Korsel-Korut memuncak ketika kedua belah pihak saling melancarkan serangan roket di wilayah perbatasan. Korut meluncurkan roket pertama karena merasa terganggu dengan bunyi pengeras suara yang digunakan Korsel ketika latihan militer gabungan dengan pasukan AS.
(Hendra Mujiraharja)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.