Ayahnya terpaksa mengambil uang sebesar 1.000 poundsterling, yang pada saat itu jauh lebih besar dari pada uang yang ia hasilkan selama satu tahun, untuk mengirimnya ke AS.
“Ayah dan ibu saya melakukan apa yang akan dilakukan kebanyakan orangtua saat seperti itu. Mereka mengorbankan sebagian besar hidup mereka dan menggunakan pendapatan yang dapat mereka gunakan untuk memastikan anak mereka mendapatkan pendidikan,” kata Sundar dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg.
Sejak saat itu, pendidikan dan kariernya berjalan mulus. Ayah dari dua anak tersebut mendapat gelar master of business administration (MBA) dari Wharton School of the University of Pennsylvania sebelum dipekerjakan oleh Google pada 2004.
Di Google, Sundar membidani lahirnya Google Chrome pada 2008 dan ditunjuk untuk mengepalai divisi sistem operasi telefon genggam Android, sampai akhirnya menjadi wakil presiden Google pada 2012. Sundar saat ini telah berubah dari seorang bocah yang dahulu tinggal di apartemen sempit menjadi tokoh berpengaruh yang ditaksir memiliki nilai USD150 juta.
(Hendra Mujiraharja)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.