Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Alkisah BKR Laut yang Jadi Embrio TNI AL

Randy Wirayudha , Jurnalis-Kamis, 10 September 2015 |07:07 WIB
Alkisah BKR Laut yang Jadi Embrio TNI AL
Ilustrasi BKR Laut (Foto: Randy Wirayudha)
A
A
A

Sebutan-sebutan lain sempat pula jadi bagian sejarah TNI AL, mulai dari Tentara Republik Indonesia (TRI) Laut, hingga Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI).

Banyak dari anggota ALRI yang justru tidak ditempatkan di atas kapal-kapal perang yang memang, tak dimiliki pada saat itu. Mereka banyak yang diberdayakan ikut perang darat, hingga muncul sebutan “ALRI Gunung”.

Alutsista yang lumayan mumpuni baru bisa didapat, pasca-pengakuan kedaulatan Indonesia dari Belanda pada 1949, di mana ALRI menerima sejumlah kapal perang.

Sejak saat itu hingga tahun 1960an, ALRI jadi kekuatan yang ditakuti sejumlah negara tetangga. Dengan kekuatan kapal Perusak Berat KRI Irian, sejumlah fregat, kapal selam, serta tank amfibi PT-76, membuat ALRI disebut sebagai “gladiator” laut terbesar se-Asia.

(Randy Wirayudha)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

Halaman:
Lihat Semua
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Banner
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Terpopuler
Advertisement