Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

30 September: Jenderal Parman Sudah Berisyarat Dimakamkan di Kalibata

Randy Wirayudha , Jurnalis-Rabu, 30 September 2015 |06:16 WIB
30 September: Jenderal Parman Sudah Berisyarat Dimakamkan di Kalibata
Letjen TNI (Anumerta) Siswondo Parman (Foto: Repro Museum Pahrev Ahmad Yani/Randy Wirayudha)
A
A
A

Jenderal Parman diminta menghadap Panglima Tertinggi dan ketika berganti pakaian di kamar, gerombolan Tjakra itu mengikuti ke dalam kamar. Pesawat telefon di rumahnya pun turut diambil dan seketika itu juga, Jenderal Parman mulai sadar bahwa nyawanya terancam.

Lho kok telefon saya diambil? Lho, saya ini difitnah?” cetus Jenderal Parman. “Oh, tidak Pak,” jawab seorang dari mereka.

Jenderal Parman pun dibawa dan sang istri sama sekali tak tahu ke mana suaminya dibawa pergi. Tak lama kemudian, istri Mayjen Mas Tirtodarmo Harjono datang dengan menangis sembari bertanya tentang keberadaan Jenderal Parman.

Istri Jenderal Parman pun menjelaskan bahwa suaminya telah dibawa gerombolan Tjakra yang ternyata, kejadiannya sama dengan yang dialami keluarga MT Harjono.

“Jeng, jangan menangis. Kuatkan imanmu. Sebagai istri perwira, kita harus tabah dan kuat,” tuturnya kepada istri MT Harjono.

(Randy Wirayudha)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

Halaman:
Lihat Semua
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Banner
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Terpopuler
Advertisement