Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bendera Palestina Berkibar di PBB, DPR Dukung Pemerintah Bangun KBRI

Gunawan Wibisono , Jurnalis-Jum'at, 02 Oktober 2015 |05:44 WIB
Bendera Palestina Berkibar di PBB, DPR Dukung Pemerintah Bangun KBRI
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon (Foto: Ilustrasi)
A
A
A

 
JAKARTA - Pertama kali dalam sejarah bendera Palestina berkibar di markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat (AS).

Dengan adanya momentum tersebut, beredar kabar bahwa PBB akan membantu Palestina untuk merdeka dari jajahan Israel.

Saat dikonfirmasi mengenai hal itu, Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan, agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersiap-siap untuk membangun Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Palestina.

"Saya kira DPR mendukung kalau pemerintah mau bangun KBRI di Palestina. Kalau ini bisa diwujudkan," ujar Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarata, Kamis (1/10/2015).

Sekadar informasi, sejarah tercipta bagi Palestina, saat bendera kebangsaannya berkibar di Markas PBB untuk pertama kalinya, pada Rabu 30 September 2015.

Pengibaran bendera ini dilakukan tak lama setelah Presiden Palestina Mahmoud Abbas berpidato dalam Majelis Umum PBB, yang menyerukan solusi bagi dua negara, yaitu Palestina dan Israel.

Palestina bisa mengibarkan benderanya di Markas PBB setelah proses pemungutan suara dalam Sidang Majelis Umum PBB.

Proses pemungutan suara itu disetujui 119 suara, dengan Israel dan AS berada di antara delapan negara yang tidak setuju dengan langkah tersebut. Israel menentang keras langkah tersebut dan mendesak negara-negara anggota agar memilih tidak setuju dengan pengibaran bendera Palestina.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement