“Ada kemungkinan di sana ada kandungan panas bumi dengan entalpi rendah. Jika sedang dan tinggi tentu akan berpengaruh pada manusia. Namun jika rendah, hanya berimbas pada benda-benda yang mudah terbakar saja,” terang dia.
Sampai saat, dirinya belum berani memberikan kepastian atas opininya itu. Dia mengaku masih membutuhkan penelitian lebih lanjut terkait kondisi alam di desa tersebut.
“Nantilah kami bikin tim untuk meneliti jika memang sangat diperlukan,” kata Diah.
Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah rumah milik Ladino di Dusun Kwangen, Pacarejo, Semanu, tiba-tiba terbakar beberapa waktu lalu. kemudian ketika warga melakukan pengajian pada akhir pekan lalu, api kembali muncul di atas rumah tersebut.
"Bukan hanya saya yang melihat bola api yang keluar ke atas rumah, tapi warga yang lain juga," tutur Samari, tetangga Ladino beberapa waktu lalu.
(Fachri Fachrudin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.