Mereka menuju kota itu untuk kemudian berencana menghadiri sebuah acara di Meksiko City.
Pemerintah federal sebelumnya mengatakan, polisi lokal di Iguala dan kota terdekat Cocula menahan para mahasiswa itu dan menyerahkannya kepada gang narkoba, yang kemudian diduga membunuh serta membakar jasadnya.
Tetapi tim ahli internasional, yang telah menghabiskan enam bulan dalam penyelidikannya, menemukan sejumlah kelemahan dari hasil penyelidikan pemerintah.
Sebelumnya, Pemerintah mengatakan bahwa tim ahli forensik telah mengidentifikasi dua jasad mahasiswa di lokasi pembuangan sampah.
(Retno Wulandari)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.