“Kita masih mendalami berkas kasus milik AS itu,” ujar Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) R. Widyo Pramono, di Denpasar, Senin (19/10/2015).
Sayangnya, dia tidak memberikan keterangan waktu persidangan mengingat pihaknya masih mempelajari berkas perkara Abraham Samad.
Seperti diketahui Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) pada 9 Februari 2015 telah menetapkan Abraham Samad sebagai tersangka dalam perkara tindak pidana pemalsuan surat atau tindak pidana administrasi kependudukan.
Penetapan tersebut berdasarkan laporan Feriyani Lim dari Pontianak, Kalimantan Barat, yang juga menjadi tersangka pemalsuan dokumen paspor.