Informasi dari BPBD NTB menyebutkan, masyarakat yang berada pada radius tiga kilometer dari Gunung Barujari sudah dievakuasi, dengan jumlah sekitar 1.500 orang, terdiri dari wisatawan domestik dan mancanegara serta sekitar 300 orang umat Hindu yang sedang melakukan ibadah.
Saat ini yang perlu diwaspadai adalah wilayah yang berada lebih dari tiga kilometer yakni Senaru dan Santong.
Sebelumnya, pada Minggu 25 Oktober 2015, sekira pukul 10.45 Wita, Gunung Barujari dengan ketinggian 2.376 mdpl dilaporkan meletus dengan mengeluarkan asap dan debu. Letusan anak Gunung Rinjani ini merupakan letusan kedua, setelah sebelumnya meletus pada sekira bulan Mei 2009.
(Fransiskus Dasa Saputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.