Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemilu Myanmar, Akhir Harapan Bagi Rohingya

Rahman Asmardika , Jurnalis-Minggu, 08 November 2015 |16:00 WIB
Pemilu Myanmar, Akhir Harapan Bagi Rohingya
Warga Myanmar menunjukkan jari-jari mereka yang ditandai dengan tinta menunjukkan bahwa mereka telah memeberikan suaranya dalam pemilu 8 November 2015. (Foto: AP)
A
A
A

RAKHINE – Pemilihan umum (pemilu) Myanmar yang berlangsung hari ini (8/11) merupakan akhir dari harapan bagi ribuan warga minoritas Rohingya yang berharap dapat memberikan suaranya. Mereka terpaksa melewati hari pemilihan dengan menyaksikan warga lainnya memilih di tempat-tempat pemungutan suara (TPS)

“Saya dapat melihat umat Budha Rakhine, Muslim Kaman dan Hindu memberikan suara di TPS di dekat barikade. Kami berharap, dengan suatu cara diperbolehkan memakai hak pilih. Tapi hari ini saya kehilangan harapan akan adanya perubahan selama (di Myanmar) saya hidup,” kata seorang warga minoritas Rohingya bernama Abdul Melik, sebagaimana dilansir Associated Press, Minggu (8/11/2015).

“Ini adalah hari dimana semua harapan berakhir. Kami marah karena kehilangan hak untuk memilih,” tambahnya.

Sekira 500 ribu warga minoritas Rohingya dilarang untuk memberikan suaranya oleh Pemerintah Myanmar. Mereka tidak dianggap sebagai warga negara meskipun telah tinggal di negara itu selama bertahun- tahun bahkan puluhan tahun.

Fakta ini menjadi sorotan dalam pemilu demokratis pertama yang dilangsungkan di negara itu dalam 25 tahun terakhir, terlebih karena tidak ada satu pun calon Muslim di antara lebih dari 6 ribu caleg yang diusung 91 partai politik dalam pemilu kali ini.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement