nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Partai Aung San Suu Kyi Memenangkan Pemilihan Bersejarah Myanmar

Emirald Julio, Jurnalis · Jum'at 13 November 2015 13:56 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2015 11 13 18 1248762 partai-aung-san-suu-kyi-memenangkan-pemilihan-bersejarah-myanmar-zHQEzBAVMp.jpg Banyak yang mendukung partai Suu Kyi karena rakyat Myanmar merindukan proses demokrasi yang sebenarnya (Foto: Guardian)

NAYPIDAW – Bertahun-tahun lamanya Myanmar di bawah naungan militer, namun pada hari ini proses demokrasi telah memenangkan partai Aung San Suu Kyi di ranah pemilihan parlemen.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Myanmar mengumumkan pada hari ini National League for Democracy Party telah memenangkan 348 kursi di parlemen yang sudah termasuk kursi di lower dan upper house. Jumlah ini lebih banyak dari suara yang dibutuhkan, yaitu 329 kursi, dari total 664 anggota parlemen.

Walaupun Aung San Suu Kyi dilarang menjadi presiden karena konstitusi yang dirancang sebelumnya oleh pihak militer, partainya dapat mengusahakan untuk membentuk pemerintahan dan memilih presiden melalui jalur legislasi.

Aung San Suu Kyi yang selama bertahun-tahun berstatus sebagai tahanan rumah oleh pihak Junta Militer, mengatakan kemenangan partainya menempatkan dirinya menjadi sosok “di atas presiden”.

Jenderal Senior Min Aung Hlaing, yang menjadi perwakilan militer, mengatakan pihaknya akan melakukan pembicaraan dengan Aung San Suu Kyi terkait hal tersebut. “Pihak militer akan mengadakan pembicaraan dengan Suu Kyi setelah pemilihan parlemen resmi berakhir,” tuturnya, sebagaimana dilansir NBC News, Jumat (13/11/2015).

Dilaporkan, sebenarnya Suu Kyi telah memberikan undangan kepada komandan militer bersama Presiden Thein Sei dan Jubir Parlemen Shme Mann pada Rabu 11 November 2015.

Keadaan politik yang buruk di Myanmar sebenarnya mulai pada 1962 ketika Junta Militer melakukan kudeta dan menekan proses demokrasi di negara tersebut. Namun pada 2011, sempat ada pemilihan umum yang memenangkan Thein Sein sebagai presiden negara ini tapi tetap pengaruh militer tidak bisa lepas dari sosoknya.

Banyak yang mengharapkan dengan kemenangan partai Suu Kyi maka proses demokrasi dapat berjalan sepenuhnya di Myanmar.

(hmr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini