Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Suu Kyi: Presiden Janji Tak Persulit Penyerahan Kekuasaan

Jihad Dwidyasa , Jurnalis-Rabu, 11 November 2015 |19:27 WIB
Suu Kyi: Presiden Janji Tak Persulit Penyerahan Kekuasaan
Rakyat Myanmar rayakan kemenangan telak partai pimpinan Suu Kyi (Foto: AP)
A
A
A

YANGON – Setelah partai pimpinan tokoh oposisi Myanmar, Liga Nasional Demokrasi (National League of Democracy/NLD), menang telak di Pemilu 2015, Aung San Suu Kyi segera meminta diadakannya pertemuan dengan pemimpin militer, Presiden Thein Sein, dan ketua parlemen untuk mendiskusikan pembentukan pemerintahan.

Menurut tokoh prodemokrasi Myanmar itu, Presiden Thein Sein berjanji akan secara damai membantu proses transisi penyerahan kekuasaan sesuai dengan hasil akhir yang diinginkan rakyat. Presiden Thein Sein berjanji tidak akan menyulitkan Partai NLD dalam membentuk pemerintahan Myanmar.

“Setelah ini saya akan meminta diadakannya pertemuan untuk mendiskusikan pembentukan pemerintahan Myanmar. Presiden Thein Sein juga telah berjanji tidak akan menyulitkan kami,” ujar Suu Kyi, seperti dikutip dari Washington Post, Rabu (11/11/2015).

Sebagaimana diberitakan, pada hari ini Komisi Pemilihan Umum Myanmar (Union Election Comission) mengumumkan pemimpin partai oposisi Aung San Suu Kyi telah memenangkan Pemilu Myanmar yang berlangsung pada 8 November.

Dengan hasil itu, peraih Nobel Perdamaian 1991 tersebut otomatis menguasai Parlemen Myanmar untuk ke depannya.

Meskipun partainya, NLD, mendapat kemenangan telak dalam pemilu demokratis pertama Myanmar dalam 25 tahun terakhir itu, undang-undang (UU) warisan junta militer Myanmar tetap melarang Suu Kyi untuk menjadi presiden.

Kendati demikian, perempuan 70 tahun tersebut menyatakan dirinyalah yang akan menjadi pemimpin Myanmar secara de facto, dan kadernya yang nanti menjabat sebagai presiden baru hanya akan menjadi petugas partai.

“Saya membuat semua keputusan karena saya pemimpin partai pemenang, dan presiden hanya orang yang akan kita pilih untuk memenuhi persyaratan konstitusi,” tegas Suu Kyi.

(Jihad Dwidyasa )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement