Kabar ini ternyata juga sampai ke London, jantung Kerajaan Inggris Raya. Di Ibu Kota Inggris itu, warga London digegerkan dengan berita terbitan 13 dan 14 November 1945 dari surat kabar TIMES, yang menggambarkan apa yang terjadi pada pasukan mereka di sebuah kota di timur Pulau Jawa.
“Perlawanan Indonesia di Surabaya dilaporkan semakin gigih. Pada hari Minggu malam, wanita-wanita Indonesia ke luar (tempat perlindungan) dan menyelamatkan jenazah-jenazah kaum prianya,” tulis TIMES.
Setelah membombardir Surabaya selama tiga hari sejak 10 November 1945, Mansergh masih belum puas dan masih butuh tambahan kekuatan. Mansergh minta tambahan delapan pesawat tempur P-47 Thunderbolt, dua De Havilland Dh.88 Mosquito, 21 tank Sherman dan sejumlah kendaraan lapis baja Bren Gun Carrier.
Kabar tentang gempuran Inggris ke Surabaya itu juga ternyata hinggap ke telinga warga dan media-media Amerika Serikat (AS).