Nada-nada keprihatinan dan simpati muncul lewat berbagai tulisan di surat-surat kabar di Negeri Paman Sam yang sudah tahu, bahwa konflik itu tak lepas dari desakan Belanda yang membutuhkan Inggris demi merebut lagi koloninya itu.
“Laporan dari Surabaya melahirkan hal serupa yang memuakkan seperti kabar dari Warsawa, Rotterdam, Belgrade, Athena, Coventry dan London, ketika kota-kota itu dibombardir Nazi,” tulis koran The Saint Louis Despatch, sebagaimana disitat buku ‘Shared Hopes, Separate Fears: Fifty Years of US-Indonesian Relations’.
Sementara koran The New Republic menuliskan: “Sulit melihat apa kewajiban moral pemerintahan buruh Inggris – yang secara teori yang menentang penindasan kolonialisme – yang malah mempertahankan koloni Belanda dengan kekuatan militer,”.
Adapun surat kabar The Chicago Tribune menyematkan kata-kata: “Jelas Belanda dan Prancis tak mampu mengembalikan kekuasaan mereka atas Hindia-Belanda dan Indi-China tanpa bantuan negara lain. Tak semestinya sedikit pun bantuan diberikan pada mereka,”.
(Randy Wirayudha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.