Jalur kedua berawal di ladang minyak di Dar Ez Zor, Suriah, yang berakhir di kilang minyak di dekat Kota Batman, Turki. Jalur ini dilaporkan ditemukan pada pertengahan November. Sedangkan jalur ketiga digunakan untuk menyelundupkan minyak dari Irak ke pusat logistik Turki di Kota Cizre.
Menanggapi tudingan Rusia ini, Amerika Serikat (AS) memberikan pembelaannya kepada Turki dan menyebut tuduhan itu konyol.
"Kami menolak semua ide mengenai keterlibatan Turki dengan ISIS. Mustahil dan sangat-sangat konyol," kata Juru Bicara Pentagon, Steve Warren.
Presiden Recep Tayyip Erdogan yang menyatakan akan mundur jika Rusia dapat membuktikan tuduhannya masih belum memberikan komentar mengenai bukti baru Rusia ini.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.