Beredar Surat BPJS Palsu Janjikan Dokter Dapat Rp500 Juta

ant, · Selasa 08 Desember 2015 17:23 WIB
https: img.okezone.com content 2015 12 08 512 1263298 beredar-surat-bpjs-palsu-janjikan-dokter-dapat-rp500-juta-p8ZRGBPFoP.jpg ilustrasi BPJS (foto: Okezone)

SEMARANG - Surat diduga palsu dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Semarang yang menjanjikan penghargaan senilai Rp300 juta hingga Rp500 juta bagi dokter keluarga berprestasi beredar luas di Ibu Kota Jawa Tengah.

"BPJS Kesehatan tidak pernah mengeluarkan surat tersebut dan tidak pernah menggelar program sebagaimanan dijelaskan dalam surat palsu tersebut," kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Utama Semarang Roni Kurnia Hadi di Semarang, Selasa.

Dalam surat palsu tersebut dijelaskan BPJS Kesehatan akan memberikan penghargaan berupa sejumlah uang kepada dokter praktik perorangan berprestasi yang nilainya antara Rp300 juta sampai Rp500 juta.

Dokter dengan peringkat bintang 5 akan memperoleh deposito senilai Rp500 juta, sementara dokter dengan peringkat bintang 4 akan memperoleh Rp300 juta.

Adapun penilaian terhadap dokter berprestasi, dalam surat dijelaskan akan ditentukan berdasarkan penilaian peserta BPJS.

Surat dengan kop BPJS Kesehatan tersebut ditandatangani oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Utama Semarang.

Roni mengaku mengetahui keberadaan surat bermasalah tersebut dari salah seorang dokter. "Ada dokter yang konfirmasi ke kami soal rencana pemberian penghargaan tersebut," katanya.

Ia meyakini surat tersebut telah menyebar ke dokter-dokter yang ada di Semarang. Menurut dia, dengan adanya surat tersebut BPJS Ksesehatan seolah-olah telah menghambur-hamburkan uang. Dengan adanya surat tersebut, lanjut dia, BPJS telah dirugikan.

Beredarnya surat palsu tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polrestabes Semarang. Dalam laporannya, Roni mengatakan telah terjadi tindak pidana pemalsuan surat. "Jadi kop surat tertera BPJS Kesehatan dan tanda tangan saya dipalsukan," katanya.

Ia mengharapkan polisi bisa menelusuri pihak yang telah memalsukan dan menyebarluaskan surat tersebut.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini