Menurut Kasat Reserse dan kriminal Polres Gowa AKP Moch Yunus Saputra, satu peleton anggota Satuan Sabhara diturunkan melakukan pengamanan menghindari tindakan balasan.
Terkait penanganan kasus, menurut Yunus, polisi baru menetapkan serang pelaku yakni Rahman. Meski demikian, kasus ini akan terus dikembangkan.
"Sekarang yang kita baru proses laporan yang meninggal, itu pelaku Rahman. Setelah kondisi aman kita akan periksa semuanya, karena pelaku juga tangannya patah dan kita juga akan dalami pelakunya," ujar Yunus saat ditemui di TKP, Senin (21/12/2015).
Mapolsek Bontomarannu AKP Ahmad Hamdan menyebutkan, sekitar 18 personel polsek diturunkan melakukan pengamanan. Dia berharap tidak ada tindakan balas dendam antara kedua belah pihak.
"Jika itu terjadi maka bukannya menyelesaikan masalah tapi akan menambah masalah. Yang jelas pihak kepolisian akan melakukan pengembangan dari kasus ini tentang apa motif sebenarnya selain hanya karena teguran yang berbuah perkelahian tersebut,'' kata Hamdan. (Sindonews)
(Amril Amarullah (Okezone))