Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Indonesia Sepekan, Dari Jatuhnya Jet T-50i hingga Mundurnya Dirjenhubdar Akibat Macet

Fransiskus Dasa Saputra , Jurnalis-Senin, 28 Desember 2015 |07:00 WIB
Indonesia Sepekan, Dari Jatuhnya Jet T-50i hingga Mundurnya Dirjenhubdar Akibat Macet
T-50i Golden Eagle
A
A
A

Indonesia sepekan ke belakang, dihiasi beragam kisah memilukan. Cerita sedih diawali jatuhnya pesawat jet tempur T-50i di Lanud Adisutjipto Yogyakarta yang menewaskan dua penerbang terbaik TNI AU. Kisah pilu berlanjut dengan hebohnya iklan sex party di malam Natal 2015. Kisah memilukan yang terakhir adalah mundurnya Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Djoko Sasono, imbas kemacetan yang terjadi di ruas tol menuju luar Ibu Kota.

Berikut rangkuman berita yang menyedot perhatian sepanjang pekan lalu.

1. Pesawat Tempur T-50i Jatuh di Lanud Adisutjipto, Yogyakarta

Pesawat tempur jenis Golden Eagle T-50i jatuh di sekitar Bandara Lanud Adisutjipto Yogyakarta, saat melakukan akrobatik dalam acara Gebyar Dirgantara Yogyakarta 2015. Pesawat jatuh sekira pukul 09.40 WIB. Insiden itu menewaskan pilot letkol (P) Marda Sarjono dan co-pilot, Kapten (P) Dwi Cahyadi.

Insiden ini cukup mengejutkan banyak pihak, pasalnya pesawat yang digunakan tergolong pesawat baru, yang berusia sekira tiga tahun. Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) TNI AU, Marsekal Pertama TNI Dwi Badarmanto mengatakan, Tim Investigasi yang dipimpin Wakil Kepala Satuan TNI AU Marsekal Madya Hadiyan Sumintaatmadja juga akan melibatkan pihak asal pabrikan pesawat yakni Korean Aero Industries (KAI). Ini dilakukan guna mengetahui apakah penyebab terjadinya kecelakaan pesawat buatan yang dibeli pada tahun 2013 lalu.

Sebagai informasi, PT Dirgantara Indonesia (PTDI) pada tahun 2012 lalu bekerja sama dengan Korea Selatan dalam mengerjakan proyek pengembangan model pesawat tempur T-50 Golden Eagle.

Pesawat yang jatuh setelah melakukan atraksi di Bandara Adisutjipto tersebut memiliki panjang 12,98 meter dengan tinggi 4,78 meter. Lebar sayap pesawat yang bisa memuat dua kru tersebut bisa mencapai 9,17 meter.

Pesawat tersebut bahkan memiliki kecepatan di atas kecepatan suara, dengan kecepatan maksimal bisa mencapai 1,4 mach (kecepatan suara=1 mach).

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement