Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Indonesia Sepekan, Dari Jatuhnya Jet T-50i hingga Mundurnya Dirjenhubdar Akibat Macet

Fransiskus Dasa Saputra , Jurnalis-Senin, 28 Desember 2015 |07:00 WIB
Indonesia Sepekan, Dari Jatuhnya Jet T-50i hingga Mundurnya Dirjenhubdar Akibat Macet
T-50i Golden Eagle
A
A
A

Tarif PSK asal Rusia dan Ukraina itu paling murah Rp2,5 juta per jam, sedangkan untuk pelayanan selama 24 jam, mereka memasang tarif termurah sebesar Rp15 juta. PSK tersebut juga tidak hanya melayani pelanggan lelaki, tetapi juga perempuan. Tarif pengguna perempuan (sesama jenis) bahkan lebih mahal, yakni sekira Rp4 juta untuk satu jam.

Pelanggan PSK Rusia dan Ukraina itu kebanyakan warga negara asing, meski ada juga beberapa pria lokal yang kerap menggunakan jasa mereka. Para PSK ini melanggar Pasal 122 huruf (a) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

3. Iklan Sex Party di Malam Natal

Berbeda dengan layanan iklan PSK Rusia di Bali, di Ibu Kota, menjelang perayaan Natal dihebohkan dengan beredarnya iklan yang menyediakan perhelatan pesta seks (sex party) di sebuah hotel mewah di bilangan Jakarta Pusat.

Iklan yang beredar di media sosial tersebut mengusung tema 'Like My Style? Sex Party, Breaking Seal' yang kabarnya akan digelar di Ritz Carlton Hotel, Jakarta Selatan, pada Kamis 24 Desember 2015. Dalam poster iklan, tidak lupa ditampilkan menampilkan gambar wanita-wanita berpakaian minim untuk menarik minat pembacanya. Dalam poster tersebut, pihak penyelenggara menawarkan sejumlah hiburan bagi pengunjung. Dengan merogoh kocek Rp2,2 juta, pengunjung akan disuguhi penampilan perempuan muda berbikini.

Meski begitu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Mohammad Iqbal mengaku tidak tahu menahu soal poster yang beredar tersebut. Jika benar diadakan, pihaknya dengan tegas tidak akan mengizinkan. Iqbal menambahkan, pihaknya akan "memburu" panitia penyelenggara sex party tersebut.

Sementara, Assistant Marketing Communications Manager Hotel The Ritz Carlton, Irmadini Soekanto, membantah adanya sex party yang akan digelar di tempatnya. Ia memastikan informasi yang telah beredar luas hanya hoax. Lebih lanjut Irmadini menjelaskan, pihak Ritz Carlton Hotel memastikan tidak mengenal Ridwan CSS yang mengklaim sebagai penyelenggara sex party tersebut.

Menanggapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku menyerahkan urusan tersebut kepada pihak kepolisian.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement