Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gempa Misterius di Korut Disebabkan Tes Bom Hidrogen

Emirald Julio , Jurnalis-Rabu, 06 Januari 2016 |12:35 WIB
Gempa Misterius di Korut Disebabkan Tes Bom Hidrogen
Perbandingan bom atom nuklir (bom Hiroshima) dengan bom hidrogen (Tzar Bomb adalah contoh dari bom hidrogen) (Foto: Popular Mechanics)
A
A
A

PYONGYANG – Gempa misterius di Korea Utara (Korut) yang sempat menghebohkan media asing, akhirnya dikonfirmasi oleh pihak Korut itu adalah aktivitas tes bom hidrogen.

Konfirmasi ini memastikan kekhawatiran dari beberapa negara yang mengatakan bahwa gempa dengan kekuatan 5,1 Skala Richter (SR) itu adalah sebuah tes nuklir.

“Tes bom hidrogen yang pertama diadakan oleh republik (Korut) sukses diadakan pukul 10.00 pagi pada 6 Januari 2016. Tes ini sebagai bentuk strategi determinasi dari partai pekerja (Partai Komunis di Korut),” berdasarkan pemberitaan dari media Negara Korut, sebagaimana dilansir dari AFP, Rabu (6/1/2016).

Hidrogen bom atau bom Thermonuclear, menggunakan peleburan dari reaksi berantai yang menghasilkan ledakan yang lebih besar dari bom nuklir yang memiliki kandungan senyawa dari Uranium ataupun Plutonium.

Sebenarnya, bulan lalu pimpinan dari Korut Kim Jong-un telah menyatakan bahwa negara komunis tersebut sedang mengembangkan bom hidrogen. Namun, banyak pihak internasional yang cenderung skeptis terhadap klaim dari Kim Jong-un tersebut.

Beberapa kali negara komunis itu juga sering memberitakan bahwa mereka memiliki senjata yang lebih kuat dibandingkan nuklir. Namun, kembali banyak pihak yang mengira ini hanya sebagai bentuk sesumbar saja.

Dilaporkan, tes ini terhitung sebagai tes keempat dari Korut dalam ranah senjata nuklir, yang dimana tes-tes sebelumnya diadakan pada 2006, 2009, 2013 dan yang terbaru adalah pada hari ini.

(Emirald Julio)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement