“Jika saya menggunakan kostum (zentai) ini. Maka saya dapat ramah kepada siapapun dan menjadi seseorang yang mampu melakukan apapun,” tambah Yukinko.
Dikabarkan, faktor utama yang menjadikan tren ini digandrungi adalah kerahasiaan dari identitas asli dari para anggota, sehingga untuk beberapa saat mereka dapat menjadi sosok yang selama ini tidak dimunculkan ke publik.
“Orang-orang tidak bisa melihat kami (identitas asli) dan kami juga sulit untuk melihat mereka. Jadi tidak peduli anda seorang guru atau PNS, kita menjadi sosok tanpa identitas dan dapat menunjukan diri kita yang asli yang selama ini tersembunyi,” papar pimpinan zentai, Seiwa Tamura.
Sejauh ini dikabarkan di Tokyo, Jepang, sedikitnya ada sekira 3.000 anggota zentai dan angka ini ternyata meningkat setiap harinya, karena makin banyak orang yang mendaftar dan bergabung dengan komunitas ini.
(Emirald Julio)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.